PUNGGAWANEWS – Ketika seorang pemimpin dihukum karena keputusan yang ia ambil, yang menanggung kerugian sesungguhnya bukan hanya dia seorang. Kita semua ikut merugi — individu, organisasi, bahkan negara. Dan ilmu pengetahuan sudah lama menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi dengan cara yang begitu sistematis dan senyap.
Ada sesuatu yang berubah di dalam sebuah organisasi ketika orang-orang yang berani bertindak justru menjadi sasaran. Suasana berubah. Suara-suara mulai meredup. Dan perlahan, keheningan menjadi bahasa resmi yang paling fasih digunakan semua orang.
Para peneliti menyebutnya psychological safety — rasa aman untuk bicara jujur. Istilah itu memang terdengar akademis. Tapi kenyataannya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita, bahkan mungkin pernah kita rasakan sendiri.
Bayangkan Anda sedang duduk di ruang rapat. Anda punya ide besar — ide yang Anda yakini bisa mengubah arah perusahaan. Tapi ide itu tidak pernah terucap. Karena beberapa minggu sebelumnya, seorang rekan yang dikenal vokal tiba-tiba disingkirkan. Sejak saat itu, orang-orang memilih diam.
Bukan karena mereka tidak punya ide. Bukan karena mereka tidak peduli. Tapi karena mereka tidak mau menjadi korban berikutnya.





















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.