MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia berdiri di area Jamarat, Mina, dengan satu tujuan yang sama: melempar batu kerikil ke tiang-tiang besar yang menjulang bertingkat. Bagi jemaah haji Indonesia, momen ini kerap menjadi salah satu yang paling mendebarkan sekaligus paling membekas sepanjang perjalanan ke Tanah Suci.
Namun di balik prosesi yang tampak sederhana itu, masih banyak calon jemaah yang belum memahami secara tepat: apakah lempar jumrah termasuk rukun haji atau sekadar kewajiban? Apa konsekuensinya jika tidak dikerjakan? Dan bagaimana tata cara yang benar agar ibadah ini sah dan bermakna?
Pertanyaan-pertanyaan itu bukan sepele. Memahaminya bisa jadi penentu apakah haji seseorang sempurna atau tidak.




















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.