Atas dasar itu, DPN Gema Kosgoro secara resmi mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang menyeret nama-nama di lingkaran BGN. Bila terbukti ada praktik jual beli titik atau penyimpangan pengadaan, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Kepercayaan publik terhadap program-program strategis nasional sangat bergantung pada konsistensi pemerintah dalam menindak pelanggaran. Jika sekali saja penyimpangan dibiarkan berlalu tanpa sanksi, maka pintu bagi penyelewengan berikutnya akan semakin terbuka lebar.

Di sisi lain, Gema Kosgoro juga mendorong dilakukannya pembenahan menyeluruh di tubuh BGN. Bukan hanya soal mengganti wajah-wajah lama, tetapi membangun sistem tata kelola yang lebih ketat, transparan, dan akuntabel agar MBG bisa berjalan sesuai tujuan awalnya.

Pembenahan struktural dinilai penting agar program ini tidak terus-menerus menjadi sasaran empuk bagi pihak-pihak yang ingin mengail di air keruh. Sistem pengawasan yang kuat, mulai dari perencanaan hingga distribusi, harus menjadi fondasi baru pasca pergantian pimpinan ini.

HMU Kurniadi berharap momentum pencopotan pejabat BGN ini tidak berhenti sebagai peristiwa sesaat. Ia ingin ini menjadi titik balik yang nyata dalam tata kelola program nasional secara keseluruhan.