JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Novianti Irawati yang mundur karena alasan kesehatan. Mantan Wakil Menteri Pertanian itu langsung menyampaikan komitmennya, tata kelola yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelantikan berlangsung di tengah sorotan publik terhadap sejumlah persoalan yang menyelimuti BGN sejak program MBG digulirkan. Sudaryono mengakui ada “pekerjaan rumah besar” yang menanti dirinya, terutama menyangkut transparansi penggunaan anggaran negara yang nilainya sangat besar.
“Ini adalah amanah besar,” ujar Sudaryono di hadapan awak media sesaat setelah dilantik. Ia menyebut program MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan, melainkan sebuah gerakan besar demokratisasi gizi bagi seluruh anak Indonesia.
Sudaryono memulai sambutannya dengan mengucapkan rasa syukur sekaligus mendoakan pendahulunya. Ia meminta semua pihak turut mendoakan Nanik agar segera pulih. “Semoga beliau lekas sehat dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Kepala BGN baru itu langsung menyoroti salah satu masalah utama yang selama ini menjadi sorotan publik, yakni lemahnya tata kelola dan minimnya transparansi dalam pelaksanaan program. Sudaryono menegaskan dirinya akan membenahi sistem agar seluruh proses dapat dipantau secara terbuka.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.