JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Pencopotan dua petinggi Badan Gizi Nasional sekaligus membuka babak baru dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis. Gerakan Mahasiswa Kosgoro menilai langkah Presiden Prabowo Subianto itu bukan sekadar pergantian pejabat biasa, melainkan sinyal tegas bahwa penyimpangan di program strategis nasional tidak akan ditoleransi.
Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro, HMU Kurniadi, menyampaikan penilaian itu dalam keterangannya pada Jumat, 5 Juni 2025. Menurutnya, keputusan Presiden mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Sony Sondjaya, disertai proses hukum terhadap Lodewijk Pusung, adalah pesan keras dari istana.
Bagi Gema Kosgoro, ini bukan momen biasa. Organisasi yang selama ini mendukung penuh program MBG sejak diluncurkan justru merasa terpanggil untuk angkat suara ketika pelaksanaannya mulai tercoreng dugaan penyimpangan.
“Pencopotan dan penegakan hukum terhadap pejabat di Badan Gizi Nasional merupakan bukti bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin yang berkomitmen memberantas korupsi,” kata HMU Kurniadi.
Program Makan Bergizi Gratis dirancang sebagai salah satu agenda unggulan pemerintahan Prabowo untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dari anak sekolah hingga ibu hamil, program ini menyasar jutaan penerima manfaat yang tersebar di seluruh pelosok negeri.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.