BANDUNG, PUNGGAWANEWS – Victor Harefa tidak menyangka keberaniannya menegur pengemudi mobil mewah yang menerobos lampu merah di Bundaran HI, Jakarta, bakal mengubah arah hidupnya. Satpam yang sempat diintimidasi itu kini justru mendapat tawaran kerja langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Peristiwa itu bermula ketika Victor, yang sehari-hari bertugas sebagai satuan pengamanan, dengan lantang menegur sebuah mobil mewah yang melanggar lampu merah di kawasan Bundaran HI. Alih-alih mendapat respons positif, ia justru mendapat intimidasi dari penumpang kendaraan tersebut.
Video kejadian itu menyebar cepat di media sosial dan memantik gelombang dukungan dari publik. Warganet ramai-ramai memuji keberanian Victor yang tak gentar menghadapi tekanan, meski posisinya sebagai satpam biasa berhadapan dengan penumpang yang belakangan diketahui bukan orang sembarangan.
Terungkap kemudian, tiga orang yang berada di dalam mobil mewah itu adalah anggota Polda Jawa Barat. Ketiganya kini diidentifikasi sebagai IPDA DG, BRIP KBS, dan BRIPU RPW. Fakta ini semakin membakar perhatian publik dan memperluas jangkauan perbincangan di berbagai platform digital.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Hendra Rohmawan, tampil ke hadapan publik untuk menyampaikan permohonan maaf atas tindakan tidak pantas yang dilakukan anggotanya. Ia menegaskan, permintaan maaf itu tidak serta-merta menghentikan proses penegakan disiplin internal.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.