“Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum petugas Dishub Kota Bekasi yang melakukan pemerasan dan pungli terhadap para pengemudi,” kata Dedi dalam pernyataan videonya.
Gubernur yang dikenal dengan gaya kepemimpinan turun langsung itu mengaku telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi pada malam sebelum pernyataannya dipublikasikan. Koordinasi itu dilakukan guna memastikan tindakan tegas segera diambil tanpa menunggu proses yang berlarut-larut.
Dedi menegaskan bahwa ia telah menyampaikan kepada Wali Kota Bekasi agar para oknum tersebut dipecat secara tidak hormat, baik yang berstatus ASN, P3K, maupun tenaga paruh waktu. Tidak ada toleransi bagi aparat yang menyalahgunakan seragam untuk kepentingan pribadi.
Dalam rekaman video yang viral itu, terlihat pula bagaimana petugas mencoba berkelit saat dihadapkan dengan bukti. Seorang di antaranya tampak menyangkal dan saling lempar tanggung jawab dengan rekan-rekannya ketika ditanya soal uang yang telah dipungut dari pengemudi.
Praktik seperti ini bukan barang baru di jalanan Indonesia. Pungli terhadap pengemudi truk kerap terjadi di berbagai pos pemeriksaan, meski aparat berwenang berkali-kali menyatakan telah memberantasnya. Kejadian di Bekasi ini kembali membuka luka lama soal lemahnya pengawasan internal di tubuh pemerintahan daerah.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.