Ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang pernah merasakan pahitnya penjajahan memiliki tanggung jawab moral untuk tidak memberi ruang kepada mereka yang mendukung penjajahan di belahan dunia mana pun. “Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan,” katanya.
MUI menilai sikap ini bertentangan dengan semangat konstitusi dan keberpihakan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina yang telah lama tertuang dalam kebijakan luar negeri nasional. “Meraih keuntungan ekonomi dengan cara menghadirkan seorang pro-Zionis seperti Bocelli adalah cara-cara yang tidak bersesuaian dengan jiwa dan semangat bangsa Indonesia untuk menghapuskan penjajahan,” tegas Sudarnoto.
Publik menantikan langkah tegas yang, menurut MUI, seharusnya segera diambil demi menjaga konsistensi sikap Indonesia dalam isu Palestina. “Kami sangat mengapresiasi jika pemerintah segera mengambil sikap tegas untuk membatalkan konser ini,” pungkas Sudarnoto.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.