JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan seluruh jajarannya bahwa seragam yang dikenakan bukan sekadar simbol jabatan, melainkan tanggung jawab nyata yang harus ditunaikan dengan sepenuh hati kepada setiap warga negara.
Penegasan itu disampaikan Suyudi melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 8 Oktober 2026. Pesan singkat namun berbobot itu menjadi pengingat keras di tengah sorotan publik terhadap kualitas pelayanan kepolisian.
Suyudi menyebut, setiap kenaikan pangkat yang diraih anggota Polri seharusnya memperbesar rasa tanggung jawab, bukan mempertebal jarak dengan masyarakat. Ketulusan, menurutnya, adalah fondasi utama yang membedakan aparat yang benar-benar mengabdi dengan yang sekadar berseragam.
Bagi Kapolri, pelayanan kepolisian tidak boleh berhenti hanya pada urusan administrasi laporan semata. Ia menekankan bahwa mendengar dan memahami keluhan masyarakat adalah inti dari pengabdian yang sesungguhnya, jauh melampaui prosedur formal yang kerap menjadi tembok pemisah antara polisi dan rakyat.
Perintah Suyudi tergolong lugas dan tidak basa-basi. Ia meminta agar setiap laporan warga ditangani secara serius, setiap suara masyarakat didengarkan, dan setiap bentuk pelayanan diwarnai empati yang tulus, bukan formalitas semata.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.