“Laporkan ke aparat, kami proses, kami tuntut. Semua itu penipu,” ucapnya tanpa tedeng aling-aling.

Hadir dalam peresmian ini sejumlah nama penting: Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Rachmatika Dewi, hingga Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye. Kehadiran mereka memberi sinyal bahwa program ini bukan wacana—melainkan komitmen lintas lembaga.

Desa Timbuseng bukan nama yang biasa muncul di halaman utama media nasional. Tapi hari itu, desa kecil di Takalar itu menjadi titik tumpu kebijakan gizi nasional—tempat di mana negara hadir bukan dalam bentuk spanduk atau pidato, melainkan dalam bentuk piring makan bergizi yang nyata untuk anak-anak yang selama ini menunggu.

Apakah program ini akan berjalan seperti yang dijanjikan? Jawabannya ada di dapur-dapur itu—di tangan para pengelola, di pengawasan masyarakat, dan di konsistensi pemerintah untuk tidak berhenti hanya di seremonial peresmian.



Follow Widget