JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Fatimah Azzahra membuktikan bahwa meja sidang dan barisan demonstrasi bisa ditaklukkan di minggu yang sama. Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia itu berhasil menyelesaikan sidang skripsinya pada Jumat, 16 Oktober 2026, hanya empat hari sebelum ia tampil di garis depan aksi demonstrasi di Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kabar kelulusannya baru dibagikan ke publik sepekan kemudian, tepatnya Jumat, 23 Oktober 2026, lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam foto yang beredar luas itu, Fatimah tampak berseri-seri menenteng bundel skripsinya sambil menggenggam sebuket bunga, potret klasik seorang mahasiswa yang baru saja melewati salah satu ujian terberat dalam perjalanan akademiknya.

Respons warganet terhadap unggahan itu luar biasa. Kolom komentar langsung diserbu ucapan selamat dari berbagai penjuru, mulai dari sesama mahasiswa hingga sejumlah tokoh publik yang mengikuti terjang Fatimah di dunia aktivisme kampus.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah komentar dari pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie. Ia mengucapkan selamat dengan nada penuh kebanggaan, menyebut Fatimah sebagai sosok perempuan pintar yang berani . Connie bahkan berharap banyak orang muda lain yang akan mengikuti jejak Fatimah, seorang aktivis yang tak membiarkan tekanan jalanan menggerus tanggung jawab akademiknya.

Fatimah adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, salah satu fakultas dengan beban studi yang dikenal berat dan padat. Menyelesaikan sidang skripsi di tengah jadwal demonstrasi yang intens bukan perkara kecil. Ini menunjukkan bahwa ia mampu membagi waktu dan energi secara serius, dua jalur yang bagi sebagian orang tampak sulit dijalani bersamaan.



Follow Widget