PUNGGAWANEWS.COM, MAKASSAR — Persiapan menghadapi Lomba Kelurahan Tahun 2026 terus diperkuat Pemerintah Kota Makassar melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Kelurahan yang berlangsung di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Selasa (21/7/2026).

Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Pertemuan ini menjadi forum untuk menyelaraskan peran masing-masing OPD dalam mempersiapkan kelurahan menghadapi proses penilaian. Pembahasan mencakup penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga optimalisasi potensi unggulan yang dimiliki setiap kelurahan.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar berbagai program pemerintah dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kesiapan kelurahan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aspek penilaian, tetapi juga dengan kemampuan menghadirkan inovasi, membangun partisipasi warga, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Bagi DPP Kota Makassar, persiapan Lomba Kelurahan juga menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dalam pembangunan berbasis masyarakat.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar, DPP berkomitmen mendorong pengembangan potensi wilayah melalui sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta program urban farming.

Pengembangan pertanian perkotaan menjadi salah satu pendekatan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif.

Melalui pemanfaatan pekarangan dan lahan yang tersedia, masyarakat berpeluang mengembangkan budidaya tanaman pangan sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing. Inisiatif tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan dan pengelolaan lingkungan.

Selain urban farming, pengembangan sektor perikanan dan peternakan berpotensi mendukung diversifikasi sumber pangan serta membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Agar manfaatnya berkelanjutan, pelaksanaannya membutuhkan pendampingan teknis, partisipasi warga, dan dukungan lintas perangkat daerah.

Keterlibatan DPP dalam koordinasi ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi sektor pangan yang relevan dengan kebutuhan setiap kelurahan, sekaligus memperkuat integrasi program pembangunan di tingkat lokal.

Lomba Kelurahan 2026 menjadi momentum bagi pemerintah di tingkat kelurahan untuk menunjukkan upaya peningkatan pelayanan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi wilayah.

Melalui koordinasi yang terarah, setiap OPD diharapkan dapat memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsinya. Sinergi tersebut diperlukan agar program yang dijalankan tidak bersifat sektoral, melainkan saling melengkapi dalam mendorong kemajuan kelurahan.

Bagi masyarakat, pengembangan potensi lokal dapat memberikan manfaat lebih luas apabila diwujudkan dalam kegiatan yang berkelanjutan. Penguatan ketahanan pangan, peningkatan produktivitas lingkungan, dan pemberdayaan kelompok masyarakat merupakan beberapa aspek yang dapat mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.

Karena itu, keberhasilan persiapan Lomba Kelurahan tidak hanya diukur dari kesiapan mengikuti penilaian, tetapi juga dari upaya membangun tata kelola yang baik dan mendorong inovasi yang dapat terus diterapkan setelah kompetisi berakhir.

Pemerintah Kota Makassar melalui kolaborasi antarperangkat daerah terus mendorong pengembangan kelurahan yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. DPP Kota Makassar turut mengambil bagian melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan urban farming sebagai bagian dari pembangunan berbasis masyarakat.

Upaya ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus memperkuat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Kota Makassar.



Follow Widget