“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,” tegasnya.

Program MBG sejak awal dirancang sebagai salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo-Gibran. Program ini menyasar jutaan anak Indonesia di seluruh penjuru negeri dengan tujuan meningkatkan asupan gizi generasi muda sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia bangsa.

Namun skala besar program ini sekaligus membuka celah bagi potensi penyimpangan. Ribuan dapur yang tersebar di berbagai daerah membutuhkan sistem pengawasan yang ketat dan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas.

Di sinilah peran SPPI menjadi krusial. Para sarjana muda yang telah menjalani seleksi dan pelatihan khusus itu ditempatkan sebagai ujung tombak operasional dapur-dapur MBG. Prabowo menegaskan bahwa mereka bukan sekadar tenaga teknis, melainkan representasi nilai pengabdian negara.

“Kita telah mendidik saudara, merekrut saudara, menggembleng saudara, menanam nilai-nilai cinta tanah air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa, dan diberi tugas untuk memimpin dan me-manage dapur-dapur tersebut,” kata Presiden.