Dengan kebijakan ini, pesantren bukan sekadar penerima manfaat program, tetapi juga turut menjadi bagian dari ekosistem pelaksana MBG secara aktif—sebuah pergeseran peran yang cukup signifikan dalam skema besar program gizi nasional ini.
FAQ
Pesantren mana saja yang boleh membangun dapur MBG secara mandiri?
Pesantren yang memiliki jumlah santri di atas 1.000 orang dapat mengajukan permohonan kepada Badan Gizi Nasional untuk mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sendiri di lingkungan pesantren.
Apakah pelaksanaan MBG di pesantren harus mengikuti standar dapur yang ditetapkan BGN?
Tidak harus. Pemerintah memberikan fleksibilitas dalam bentuk dapur dan pola penyajian, selama standar sanitasi dan higienitas tetap dipenuhi. Pesantren boleh menyesuaikan dengan tradisi masing-masing.
Bagaimana dengan santri yang berpuasa sunnah Senin dan Kamis?
Makanan tetap dapat dimasak pada siang hari dan disajikan saat waktu berbuka puasa, sehingga program MBG tetap berjalan tanpa mengganggu tradisi puasa sunnah santri.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.