Satu faktor yang kerap diremehkan adalah suhu udara. Di Mina saat musim haji, termometer bisa menembus 40 derajat Celsius. Kombinasi antara terik matahari, kepadatan jemaah, dan jarak tempuh yang tidak sedikit membuat kondisi fisik menjadi taruhan nyata.

Bagi jemaah yang akan berangkat, beberapa hal mendasar wajib diperhatikan: jaga asupan cairan agar tidak dehidrasi, gunakan payung atau pelindung kepala dari sinar matahari, dan jangan paksakan diri masuk ke area yang terlalu padat. Ikuti jadwal resmi dari petugas haji — jangan terpancing untuk mempercepat jadwal hanya karena ingin segera selesai.

Dalam ibadah haji, menjaga keselamatan jiwa adalah bagian dari ibadah itu sendiri.