Yang rusak adalah niat suci yang seharusnya menjadi inti dari seluruh ritual kurban.
Menjaga integritas perdagangan hewan kurban bukan sekadar tugas negara atau ulama. Ini adalah tanggung jawab moral setiap pelaku usaha yang ingin namanya tetap dipercaya—bukan hanya oleh konsumen, tetapi juga di hadapan nilai-nilai yang jauh melampaui kalkulasi keuntungan musiman.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan “paspor digital hewan kurban”?
Paspor digital hewan kurban adalah sistem identifikasi berbasis QR Code yang memuat informasi lengkap seekor ternak, mulai dari asal daerah, status vaksinasi, riwayat kesehatan, hingga identitas peternak. Konsumen dapat memindai kode tersebut sebelum bertransaksi untuk memastikan kondisi hewan yang akan dibeli.
Apakah ada regulasi yang mengatur kesehatan hewan kurban di Indonesia?
Ada. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 Tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban, serta MUI mengeluarkan fatwa Nomor 32 Tahun 2022 dan Nomor 34 Tahun 2023 terkait pelaksanaan kurban di tengah wabah PMK dan Lumpy Skin Disease. Namun implementasinya di lapangan masih jauh dari ideal.
Bagaimana konsumen melindungi diri saat membeli hewan kurban secara online?
Konsumen sebaiknya meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari penjual, memverifikasi identitas peternak, menghindari transaksi yang hanya mengandalkan foto atau video tanpa dokumen pendukung, serta memilih penjual yang terdaftar dan memiliki rekam jejak yang dapat diverifikasi secara independen.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.