TANGERANG, PUNGGAWANEWS – Di mata banyak orang, tumpukan botol plastik bekas hanyalah sampah tak bernilai. Tapi di gudang milik Koperasi Pemulung Berdaya Tangerang Selatan, tumpukan itu justru berputar menjadi uang miliaran rupiah setiap bulannya.
Koperasi yang berdiri sejak 2013 ini telah membuktikan bahwa bisnis daur ulang plastik bukan sekadar soal lingkungan, melainkan juga soal kesejahteraan nyata bagi ribuan orang. Dengan omzet yang bisa menyentuh Rp1,2 miliar per bulan saat harga sedang bagus, koperasi ini menjadi salah satu model ekonomi sirkular paling berhasil di kawasan Jabodetabek.
Koperasi ini tidak berdiri sendiri. Di balik angka fantastis itu terdapat jaringan yang luas: sekitar 400 mitra pengepul dan lebih dari 4.000 pemulung yang tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek. Setiap lapak pengepul rata-rata bermitra dengan sekitar 10 pemulung. Mereka semua terhubung dalam satu rantai ekonomi yang menggerakkan roda kehidupan dari bawah.
Yang membedakan koperasi ini dari tempat pengumpulan sampah biasa adalah kekhususan jenis plastik yang mereka terima. Hanya plastik jenis PET atau polyethylene terephthalate yang masuk ke gudang ini, yakni plastik berkualitas tinggi yang umumnya digunakan sebagai bahan baku botol minuman kemasan.
Alasan pemilihan jenis plastik ini bukan tanpa dasar. PET dinilai lebih stabil secara ekonomi dibanding jenis plastik lainnya karena harganya tidak terlalu fluktuatif. Selain itu, proses pengolahannya pun lebih mudah hingga ke tahap pencacahan.




















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.