BANDUNG, PUNGGAWANEWS – Sebuah langkah besar dalam upaya menjaga keamanan Jawa Barat resmi dicanangkan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdiri berdampingan dengan Kapolda Jawa Barat dalam acara pencanangan program Jawara Jabar — sebuah deklarasi komitmen bersama antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Jawa Barat yang lebih aman, tertib, dan nyaman.

Acara yang digelar di Bandung ini dihadiri oleh jajaran penting daerah, mulai dari perwakilan Pangdam III Siliwangi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Wali Kota Bandung, hingga kepala BNN dan BIN wilayah Jawa Barat. Tokoh masyarakat, pemuka agama, pemimpin organisasi massa, hingga komunitas ojek online turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini.

Dalam laporannya, Kapolda Jawa Barat memaparkan hasil kerja keras seluruh jajaran Polda dalam memberantas kejahatan jalanan yang belakangan meresahkan warga. Sebanyak 352 kasus kejahatan jalanan berhasil diungkap dengan 413 pelaku yang diamankan. Selain itu, aparat berhasil menyita 106 kendaraan roda dua dan 12 kendaraan roda empat, tiga senjata api, serta ratusan senjata tajam.

Tidak hanya berhenti di sana. Dalam hal pemberantasan narkotika, Polda Jawa Barat mencatatkan hasil yang tak kalah signifikan. Sebanyak 1.718,43 gram sabu kristal, 2.917 gram ganja, 612 pil ekstasi, 822 pil psikotropika, dan lebih dari 2,72 juta pil keras tertentu — mayoritas tramadol — berhasil disita dan dimusnahkan bersama seluruh unsur Forkopimda.

Yang lebih mengejutkan, sekitar 25.000 botol minuman keras turut diamankan dalam rangkaian operasi tersebut. Kapolda menegaskan bahwa dari seluruh barang bukti yang disita, diperkirakan sedikitnya 3,1 juta warga berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba dan keras. Nilai barang bukti yang disita ditaksir mencapai lebih dari Rp20 miliar.



Follow Widget