“Tujuan akhir adalah kesejahteraan rakyat,” tegas Prabowo di hadapan sidang.

Pernyataan itu bukan sekadar retorika ceremonial. Prabowo mengurai lebih jauh apa yang ia maksud sebagai orientasi pemerintahannya. Setiap rupiah dari investasi yang masuk harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat, bukan hanya tercatat dalam laporan statistik nasional.

“Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan. Setiap kebijakan harus memperbaiki kehidupan rakyat. Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin,” tandasnya dengan tegas.

Pernyataan itu terasa relevan mengingat masih banyak tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat Indonesia. Angka kemiskinan, ketimpangan antarwilayah, dan kualitas lapangan kerja tetap menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas.

Dengan realisasi investasi yang membuka 2,7 juta lapangan kerja sepanjang 2025, pemerintah seolah ingin membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan hanya milik segelintir pemilik modal besar. Ribuan proyek investasi yang tersebar di berbagai daerah diharapkan menjadi mesin penyerap tenaga kerja yang merata hingga ke pelosok negeri.



Follow Widget