Di usia sekolah dasar, anak mulai membentuk pola makan, pola tidur, dan kebiasaan bergerak yang akan menjadi cetak biru gaya hidup mereka di masa dewasa. Intervensi di tahap ini, menurut Dante, jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan mengobati penyakit kronis yang sudah telanjur berkembang.
Pendekatan promotif juga berarti masyarakat perlu didorong untuk melihat kesehatan bukan sebagai urusan ketika sakit datang, melainkan sebagai investasi jangka panjang yang dirawat setiap hari. Dari pilihan makanan di meja makan keluarga, hingga keputusan untuk mematikan layar dan mengajak anak bersepeda sore.
Seruan Dante menjadi pengingat bahwa krisis kesehatan generasi muda bukan isu yang bisa diselesaikan semata oleh sistem medis. Ini adalah tanggung jawab bersama — antara pemerintah, sekolah, dan yang paling utama, keluarga di rumah.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.