JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Pemerintah mengungkap fakta mengkhawatirkan soal kesehatan mental remaja di Indonesia. Data terbaru menunjukkan jutaan keluarga menghadapi risiko serius, sementara penyalahgunaan obat keras menjadi ancaman yang kian nyata.

Temuan ini mencuat dalam rapat koordinasi sektor kesehatan triwulan pertama 2026 yang melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Fokus utama pembahasan adalah pencegahan berbasis keluarga melalui penguatan pangan bergizi.

Fakta Kesehatan Mental Remaja di Indonesia

Data Kemendukbangga menunjukkan dari sekitar 46 juta keluarga yang memiliki anak remaja, sebanyak 34,9 persen mengalami gangguan kesehatan mental. Angka ini menjadi alarm serius bagi pemerintah.

Lebih mengkhawatirkan lagi, sekitar 55 persen dari kasus tersebut berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih berat jika tidak ditangani sejak dini. Kondisi ini menunjukkan pentingnya intervensi cepat dan terarah di lingkungan keluarga.



Follow Widget