Ia mengajak para orang tua membangun kedekatan dengan anak melalui olahraga dan aktivitas fisik bersama. Bonding semacam ini, tegasnya, bukan hanya soal kebugaran tubuh, tetapi juga membangun saluran komunikasi yang sehat antara anak dan orang tua.
“Komunikasi supaya anak mau curhat — itu faktor penting pendekatan kesehatan di keluarga,” ujar Dante. Dalam pandangannya, keterbukaan anak kepada orang tua soal keresahan mereka adalah pintu masuk menuju kesehatan mental yang terjaga.
Ada pergeseran prioritas yang juga ia tekankan. Selama ini, banyak orang tua menempatkan nilai akademik di atas segalanya. Dante mengingatkan bahwa rapor yang sempurna tidak ada artinya jika tubuh anak sudah digerogoti penyakit sejak remaja.
Ia memilih kalimat yang tegas namun menyentuh: tubuh anak adalah modal untuk menggapai cita-cita. Tanpa kesehatan fisik yang baik, mimpi-mimpi itu bisa runtuh bahkan sebelum sempat dikejar.
“Jagalah kesehatan dari sekarang, tidak menunggu nanti,” pesannya. Kalimat sederhana yang sesungguhnya menyimpan urgensi besar, terutama di tengah tren gaya hidup serba instan yang melanda generasi muda saat ini.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.