Dampak proyek ini tidak melulu soal angka nasional. Di Lampung, misalnya, terdapat 15 ruas jalan yang telah dibangun melalui program IJD dengan total panjang sekitar 51 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah provinsi tersebut hingga 2026.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut pembangunan lewat Inpres Jalan Daerah ini sebagai bagian dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat peningkatan infrastruktur. Ia bahkan mendorong skema kolaborasi lebih jauh lewat sektor swasta, termasuk lewat program tanggung jawab sosial perusahaan yang sudah diterapkan untuk sejumlah ruas jalan di Way Kanan.

Kunjungan kerja Prabowo ke Madura sendiri tidak berhenti di Sampang. Usai peresmian, Presiden melanjutkan perjalanan dengan helikopter menuju Kabupaten Bangkalan untuk menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 di Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.

Dalam kunjungan kerja ini, Presiden didampingi sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, Bupati Sampang Slamet Junaidi, serta Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz.

Bagi Nurul Jedit, mantan Kepala Desa Batuporo Barat, kehadiran Presiden di desanya adalah catatan sejarah tersendiri. “Kunjungan Bapak Presiden Prabowo ini menjadi sejarah bagi warga Desa Batuporo Barat, khususnya masyarakat Sampang, sebab baru kali ini desa kami dikunjungi Presiden langsung,” katanya.



Follow Widget