PEMALANG, PUNGGAWANEWS – Sebuah momen yang tidak biasa tercipta di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa, 11 Agustus 2026. Pelaksana Tugas Bupati Pemalang, Nurkholes, S.H., M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir langsung untuk melepas Kontingen Jambore Nasional XII Kwartir Cabang Pemalang. Kehadiran para pejabat daerah ini bukan sekadar seremonial—ini adalah pernyataan bahwa pemerintah Kabupaten Pemalang menaruh perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda lewat gerakan Pramuka.

Jambore Nasional XII 2026 menjadi salah satu perhelatan kepramukaan terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Ribuan anggota Pramuka dari berbagai penjuru Tanah Air akan berkumpul dalam satu ajang yang mempertemukan semangat, persahabatan, dan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh kontingen tamu dari sejumlah negara sahabat, menjadikannya bukan sekadar pertemuan nasional, melainkan panggung persahabatan berskala internasional.

Bagi anggota Pramuka Pemalang yang terpilih berangkat, kesempatan ini bukan sesuatu yang datang setiap saat. Dalam sambutan pelepasannya, Plt. Bupati Nurkholes menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jamnas XII adalah sebuah kesempatan istimewa yang belum tentu hadir dua kali dalam seumur hidup. Pesan ini disampaikan bukan untuk menambah beban, melainkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa setiap langkah yang diambil para peserta membawa makna jauh lebih besar dari sekadar perjalanan biasa.

Nurkholes menggarisbawahi bahwa para peserta tidak boleh memandang keberangkatan ini hanya sebagai piknik atau perjalanan rekreasi semata. Ada tanggung jawab yang disandang di pundak setiap anggota kontingen—tanggung jawab untuk menjaga dan mengharumkan nama baik gugus depan masing-masing, nama baik Kwartir Cabang Pemalang, nama baik Provinsi Jawa Tengah, hingga nama bangsa di tingkat nasional. Amanah itu besar, dan para peserta diharapkan menyadarinya sejak langkah pertama mereka meninggalkan Pendopo Pemalang.

Pesan tersebut bukan sekadar retorika sambutan pejabat. Dalam konteks kepramukaan, Jambore Nasional adalah ujian nyata dari apa yang telah digembleng selama berbulan-bulan dalam latihan rutin di gugus depan. Kemampuan bertahan, bekerja sama, memimpin, dan beradaptasi di tengah ribuan Pramuka dari berbagai daerah dengan karakter dan budaya berbeda adalah pengalaman yang tidak bisa diperoleh dari buku atau ruang kelas.



Follow Widget