Di sisi lain, konsolidasi BUMN menjadi agenda yang tak kalah serius. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan hingga saat ini.
Bukan angka kecil. Pemerintah pun tidak berhenti di situ, target berikutnya adalah merampungkan konsolidasi hingga mencapai sekitar 300 entitas dalam waktu dekat.
Mengapa konsolidasi ini penting? Selama bertahun-tahun, banyak BUMN beroperasi dengan struktur tumpang tindih, skala kecil, dan biaya operasional yang membebani keuangan negara.
Dengan menggabungkan entitas-entitas yang memiliki fungsi serupa atau saling melengkapi, pemerintah berharap tercipta efisiensi yang lebih nyata. Tata kelola perusahaan pelat merah pun diharapkan ikut menguat, sejalan dengan semangat reformasi yang terus didorong sejak Danantara dibentuk sebagai lembaga pengelola investasi negara.
Pengurangan beban biaya negara menjadi salah satu hasil yang paling dinanti dari proses ini. Selama ini, sejumlah BUMN yang kurang efisien justru menjadi beban anggaran, bukan sumber penerimaan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.