Nomor urut 4 diraih Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., Dekan FMIPA UNM yang tengah menjalani periode jabatan keduanya. Alumni Jepang ini dikenal memiliki jaringan akademik internasional yang luas, modal yang relevan bagi pengembangan universitas ke depan.

Dr. Arifin Manggau, S.Pd., M.Pd., yang menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, mendapatkan nomor urut 5. Posisinya yang dekat dengan mahasiswa menjadi latar belakang tersendiri dalam pencalonan ini.

Nomor urut 6 diperoleh Prof. Dr. Hj. Hasmyati, M.Kes., yang telah dua kali memimpin Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNM sebagai dekan. Pengalaman manajerial di level fakultas selama dua periode menjadi salah satu poin kuat yang ia bawa.

Kandidat terakhir, nomor urut 7, sekaligus yang paling menarik perhatian adalah Prof. Ismunandar, Ph.D., Guru Besar Kimia dari Institut Teknologi Bandung. Ia menjadi satu-satunya bakal calon yang berasal dari luar lingkungan UNM, membawa perspektif eksternal yang berpotensi mewarnai persaingan.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Andi Muhammad Idkhan, M.T., IPM., menjelaskan bahwa pencabutan nomor urut merupakan salah satu tahapan yang wajib dilalui seluruh bakal calon sebelum masuk ke agenda berikutnya. Ia menegaskan panitia berkomitmen menjalankan seluruh proses sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.



Follow Widget