Rasa hormatnya kepada para Paskibraka ia wujudkan bukan hanya lewat kata-kata. KDM secara tegas memerintahkan agar kebutuhan para anggota pasukan dipenuhi dengan layak—mulai dari sepatu yang pantas hingga seragam yang rapi. Ia bahkan menyatakan siap menanggung sendiri bila ada kekurangan anggaran.

Sebagai bentuk penghargaan konkret, KDM mengumumkan bonus istimewa: selama empat hari empat malam menjelang dan setelah bertugas, para Paskibraka akan menginap di hotel bintang lima. Bukan soal kemewahan hotelnya, tegas KDM, melainkan soal rasa hormat yang ingin ia tunjukkan kepada mereka yang telah memilih jalan pengabdian di usia muda.

“Bukan soal hotelnya, tapi soal perasaan dihargai,” ujar KDM, disambut suasana haru di antara para peserta dan tamu undangan.

Upacara pengukuhan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kepala Gartap II Bandung Marsekal Pertama TNI Salihin, Asisten Presiden Kodam 3 Siliwangi Kolonel Infanteri Novi Laksana Arianto, serta jajaran Direktorat Sabhara Polda Jawa Barat. Hadir pula Koordinator Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kepala Bank Jabar, serta Majelis Pertimbangan dan Pengurus Eksekutif Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Jawa Barat.

Usai pengukuhan, KDM menyampaikan pesan penutup yang menggugah. Ia meminta para Paskibraka untuk mengangkat “gong di langit”—sebuah metafora tentang semangat yang harus terus membumbung tinggi meski langit diselimuti awan biru. Jangan pernah menyerah, pesannya, karena Tuhan dan semesta akan selalu bersama mereka yang berjuang dengan tulus.



Follow Widget