Pernyataan paling mengejutkan datang ketika Amran mengungkap bahwa salah satu dari 14 pejabat yang dicopot adalah keluarga dekatnya sendiri. Pengakuan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa langkah pembersihan internal Kementan tidak akan berhenti di batas kekerabatan.

Bagi Amran, membiarkan pelanggaran terjadi—siapapun pelakunya—sama saja dengan ikut memelihara kejahatan di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

“Di antara mereka ada salah satu keluarga dekat saya. Tapi ini dilakukan atas nama negara. Di sini kita harus adil. Karena kalau tidak, kita sama juga kalau membiarkan kejahatan terjadi di Kementerian Pertanian,” katanya dengan nada mantap.

Langkah Amran ini bukan yang pertama dalam upaya bersih-bersih birokrasi pertanian. Sejak menjabat, ia dikenal konsisten mendorong efisiensi dan akuntabilitas di lingkungan Kementan, termasuk melakukan rotasi dan evaluasi pejabat secara berkala.

Kali ini, skalanya jauh lebih besar dan dampaknya lebih dalam—menyentuh lingkaran terdekat sang menteri sekalipun.



Follow Widget