JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka resmi menerbitkan Edaran I Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) Tingkat Nasional Tahun 2026. Edaran ini menjadi sinyal awal bagi seluruh Kwartir Daerah di Indonesia untuk segera bersiap menyambut salah satu kegiatan kepramukaan berskala internasional paling bergengsi tahun ini.

Langkah Kwarnas ini selaras dengan keputusan World Organization of the Scout Movement (WOSM) yang telah menetapkan pelaksanaan JOTA-JOTI secara serentak di seluruh dunia pada 16 hingga 18 Oktober 2026. Indonesia tidak sekadar ikut berpartisipasi — Kwarnas sekaligus akan menyelenggarakan JOTA Nasional ke-89 dan JOTI Nasional ke-47, sebuah pencapaian yang mencerminkan betapa panjang dan konsistennya tradisi ini dijaga oleh Gerakan Pramuka Indonesia.

Kegiatan akbar ini bukan sekadar ajang pertemuan di frekuensi radio atau layar komputer. JOTA-JOTI adalah ruang perjumpaan lintas batas — di mana anggota Pramuka dari 35 Kwartir Daerah se-Indonesia akan terhubung langsung dengan Pramuka dari berbagai penjuru dunia. Suara dan pesan mereka melampaui jarak, menyatukan semangat kepramukaan tanpa harus bertemu secara fisik.

Melalui Edaran I ini, Kwarnas memberikan arahan teknis yang jelas kepada masing-masing Kwartir Daerah. Langkah pertama yang diminta adalah menjalin koordinasi dengan ORARI lokal serta instansi atau dinas yang membidangi komunikasi dan informatika. Koordinasi ini penting untuk memastikan perizinan penggunaan frekuensi radio berjalan lancar dan fasilitas pendukung tersedia tepat waktu.

Selain soal perizinan, Kwarnas juga mendorong setiap Kwartir Daerah untuk menginventarisasi anggota Gerakan Pramuka yang telah mengantongi Izin Amatir Radio (IAR). Keberadaan mereka menjadi kunci kelancaran JOTA, karena komunikasi radio amatir adalah inti dari kegiatan ini. Tanpa operator berlisensi yang cukup, pelaksanaan di lapangan akan terhambat.

Untuk urusan pendaftaran, Kwarnas telah menyediakan jalur resmi melalui aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas. Di dalam aplikasi tersebut, terdapat menu khusus JOTA-JOTI yang dapat digunakan oleh peserta untuk mendaftarkan diri. Ini menjadi bukti bahwa Kwarnas terus beradaptasi dengan ekosistem digital dalam mengelola kegiatan kepramukaan berskala nasional.

Kwartir Daerah juga diharapkan tidak berhenti di tingkat daerah. Mereka diminta meneruskan seluruh informasi ini kepada Kwartir Cabang di wilayah masing-masing, agar rantai koordinasi berjalan dari pusat hingga ke tingkat yang paling dekat dengan anggota. Semakin cepat informasi mengalir ke bawah, semakin matang persiapan yang bisa dilakukan.

JOTA-JOTI bukan kegiatan yang bisa dipersiapkan dalam semalam. Dibutuhkan koordinasi lintas lembaga, mobilisasi sumber daya manusia yang kompeten di bidang radio dan teknologi informasi, serta kesiapan infrastruktur komunikasi yang memadai. Itulah mengapa Edaran I ini diterbitkan jauh sebelum tanggal pelaksanaan — memberi ruang cukup bagi setiap daerah untuk bergerak.

Sejak pertama kali diperkenalkan, JOTA telah menjadi wadah unik yang mempertemukan dunia kepramukaan dengan dunia komunikasi radio. Sementara JOTI hadir seiring berkembangnya internet, membuka dimensi baru interaksi antar-Pramuka lintas negara secara daring. Keduanya kini berjalan beriringan, melengkapi satu sama lain dalam satu paket kegiatan yang padat nilai dan pengalaman.

Bagi anggota Pramuka di seluruh Indonesia, JOTA-JOTI 2026 adalah kesempatan langka untuk merasakan koneksi nyata dengan gerakan kepramukaan global. Di balik layar dan frekuensi radio, mereka akan membuktikan bahwa semangat Pramuka tidak mengenal batas wilayah.

Waktu terus berjalan menuju Oktober. Kwartir Daerah kini memegang tanggung jawab besar untuk memastikan tidak ada satu pun anggota yang melewatkan momen bersejarah ini.

FAQ

Apa itu JOTA-JOTI dan kapan pelaksanaannya di tahun 2026?
JOTA (Jamboree on the Air) dan JOTI (Jamboree on the Internet) adalah kegiatan kepramukaan internasional yang mempertemukan Pramuka dari seluruh dunia melalui komunikasi radio dan internet. Pada tahun 2026, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026, serentak di seluruh dunia sesuai ketetapan WOSM.

Bagaimana cara mendaftar JOTA-JOTI Nasional 2026?
Pendaftaran JOTA-JOTI Nasional 2026 dilakukan melalui aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas, dengan memilih menu JOTA-JOTI yang tersedia di dalam aplikasi tersebut.

Apa yang perlu disiapkan oleh Kwartir Daerah untuk mengikuti JOTA-JOTI 2026?
Kwartir Daerah perlu berkoordinasi dengan ORARI lokal dan dinas terkait untuk perizinan, menghimpun anggota yang memiliki Izin Amatir Radio (IAR), mendorong pendaftaran peserta melalui aplikasi Ayo Pramuka, serta meneruskan informasi kepada Kwartir Cabang di wilayahnya.



Follow Widget