PUNGGAWANEWS,WAJO – Pembukaan () pada Provinsi () Sulawesi Selatan Tahun resmi dilaksanakan pada Minggu, 8 November , bertempat di Lapangan Kompleks Andi Ninnong, Kabupaten Wajo.

Sebanyak 223 dari 19 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka akan bersaing pada 13 nomor pertandingan untuk memperebutkan prestasi terbaik sekaligus menunjukkan hasil pembinaan di daerah masing-masing.

Berdasarkan laporan ketua pelaksana, jumlah yang telah terdaftar melalui sistem entry by name mencapai 223 orang. Keikutsertaan 19 kabupaten/kota ini menjadi gambaran meningkatnya partisipasi serta perkembangan di Sulawesi Selatan.

Pembukaan pertandingan dihadiri jajaran Pengurus Provinsi Federasi Indonesia (Pengprov ) Sulawesi Selatan, pengurus Komite Nasional Indonesia () Kabupaten Wajo, para ketua kabupaten/kota, manajer kontingen, serta pelatih dari masing-masing daerah.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kabupaten Wajo, Muhammad Askar, yang mewakili Kabupaten Wajo, menyampaikan pesan kepada seluruh , pelatih, dan ofisial agar senantiasa menjaga nilai-nilai fair play dan selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan maupun jumlah yang diraih, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga etika , menghormati lawan, menghargai keputusan perangkat pertandingan, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengprov Sulawesi Selatan, H. Lukman B. Kady, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh yang berpartisipasi dalam Sulawesi Selatan .

Ia menegaskan bahwa seluruh memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama. Tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap maupun kontingen tertentu. Setiap peserta harus membuktikan kemampuan melalui kompetensi, kerja keras, dan .

“Selamat bertanding kepada seluruh . Dalam pelaksanaan ini tidak ada yang diistimewakan. Semua memiliki kesempatan yang sama. Tunjukkan kompetensi terbaik dan bertandinglah dengan menjunjung tinggi ,” tegas H. Lukman B. Kady.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bukan sekadar ajang untuk mengejar atau gelar juara, melainkan menjadi ruang pembuktian kualitas pembinaan di setiap kabupaten/kota. Karena itu, seluruh pertandingan harus berlangsung secara jujur, objektif, profesional, dan berpedoman pada peraturan pertandingan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan harus diraih melalui kompetisi yang sehat dan bermartabat. dituntut menunjukkan kemampuan terbaiknya, pelatih dan manajer bertanggung jawab mendampingi kontingen secara profesional, sementara perangkat pertandingan harus menjalankan tugas secara objektif dan independen.

Dengan melibatkan 223 dari 19 kabupaten/kota dan mempertandingkan 13 nomor, menjadi momentum penting untuk mengukur perkembangan serta kualitas pembinaan prestasi di Sulawesi Selatan.

Persaingan yang berlangsung diharapkan mampu melahirkan potensial yang nantinya dapat memperkuat kontingen Sulawesi Selatan pada kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.

Melalui penyelenggaraan ini, seluruh kontingen diharapkan tidak hanya berorientasi pada perolehan , tetapi juga mampu menjaga integritas, menghormati sesama peserta, serta menjadikan kompetisi sebagai momentum memperkuat persatuan dan persaudaraan dalam dunia .



Follow Widget