Kisah KAST juga mengingatkan bahwa Indonesia tidak bisa diselesaikan dengan satu formula. Negara kepulauan membutuhkan cara pelayanan yang menyesuaikan diri dengan geografi dan karakter wilayahnya. Solusi yang bekerja di Jakarta belum tentu relevan di pulau kecil yang jalur utamanya adalah laut.
Di wilayah seperti itu, kapal bukan kemewahan. Kapal adalah kendaraan paling masuk akal untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Dan ketika kapal itu membawa dokter, , buku pelajaran, serta sembako—ia bukan lagi sekadar kendaraan. Ia menjadi sistem layanan yang bergerak.
Klinik Apung Said Tuhuleley menunjukkan satu hal sederhana yang sering terlupakan dalam perdebatan kebijakan: pelayanan tidak selalu harus menunggu di satu tempat. Kadang, dokter dan bantuanlah yang harus menyalakan mesin, lalu berlayar mendatangi mereka yang sudah terlalu lama menunggu.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.