MANGGARAI, PUNGGAWANEWS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih turun langsung ke lokasi bencana daripada sekadar mengirimkan bantuan dari jarak jauh. Pada Jumat, 21 Agustus 2025, ia mendarat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membawa komitmen nyata berupa dana bantuan senilai Rp4 miliar untuk para korban gempa bumi Flores.
Langkah Kang Dedi — sapaan akrab gubernur berlatar belakang aktivis ini — bukan sekadar kunjungan seremonial. Begitu tiba di Labuan Bajo, ia langsung meneruskan perjalanan darat menuju Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, yang menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Jarak yang harus ditempuh tidak sebentar — sekitar empat jam perjalanan darat melalui jalur berkelok khas pegunungan Flores.
Gempa bumi yang mengguncang kawasan Flores beberapa waktu lalu meninggalkan duka mendalam. Ribuan warga terpaksa mengungsi, rumah-rumah rusak parah, dan akses ke beberapa wilayah sempat terputus. Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam distribusi bantuan kali ini, mengingat tingkat kerusakan yang membutuhkan respons cepat dari berbagai pihak.
Dana Rp4 miliar yang dibawa Dedi Mulyadi bukanlah anggaran pemerintah semata. Sebagian besar merupakan hasil penggalangan donasi dari berbagai kalangan di Jawa Barat — mulai dari para pengusaha hingga peserta rapat yang hadir ketika keputusan pengiriman bantuan ini diambil. Solidaritas lintas daerah ini menjadi pesan yang ingin disampaikan Dedi secara langsung kepada masyarakat NTT.
“Alhamdulillah, dari para pengusaha, para peserta rapat yang hadir, sudah terkumpul alokasi sebesar Rp4 miliar untuk segera dibawa ke NTT,” ujar Dedi kepada awak media. Ia menegaskan pentingnya memastikan logistik tersedia cukup sebelum tim relawan diberangkatkan.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.