SINJAI, PUNGGAWANEWS – Kampus Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai menjadi tuan rumah kunjungan bersejarah, Jumat ini, 25/09. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, hadir langsung ke Jalan Sultan Hasanuddin, Sinjai Utara — membawa dua agenda besar sekaligus yang dinantikan seluruh sivitas akademika.

Kedatangan Haedar Nashir bukan sekadar kunjungan seremonial biasa. Ia didampingi Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal — kehadiran dua tokoh puncak Muhammadiyah secara bersamaan menjadi sinyal kuat betapa pentingnya UIAD Sinjai dalam peta pengembangan amal usaha persyarikatan.

Humas UIAD Sinjai, A. Fatahillah, mengonfirmasi bahwa kunjungan ini memuat dua agenda utama yang telah dipersiapkan secara matang. Agenda pertama adalah peluncuran pusat perbelanjaan MentariMu Mart UIAD, sementara agenda kedua adalah kuliah umum yang akan disampaikan langsung oleh Haedar Nashir kepada civitas akademika.

“Agenda beliau adalah launching pusat perbelanjaan MentariMu Mart UIAD dan memberikan kuliah umum,” ujar Fatahillah, Kamis siang, sehari sebelum kegiatan berlangsung.

MentariMu Mart bukan sekadar toko biasa. Kehadirannya di lingkungan kampus UIAD mencerminkan visi Muhammadiyah dalam membangun ekosistem ekonomi mandiri yang berakar pada nilai-nilai Islam. Pusat perbelanjaan ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus percontohan amal usaha berbasis komunitas persyarikatan.

Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan dari berbagai elemen. Bupati Sinjai dijadwalkan turut hadir, bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan dan seluruh Organisasi Otonom Muhammadiyah se-Kabupaten Sinjai.

Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan besarnya perhatian terhadap perkembangan UIAD Sinjai sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang terus bertumbuh. Momen ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi gerakan Muhammadiyah di tingkat kabupaten, yang melibatkan unsur pemerintahan daerah, persyarikatan, hingga dunia akademik.

Bagi UIAD Sinjai, kunjungan ini memiliki makna strategis yang melampaui sekadar seremonial. Kampus yang berdiri di Kabupaten Sinjai ini tengah membangun identitasnya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman.

Kuliah umum yang akan disampaikan Haedar Nashir pun menjadi bagian yang paling ditunggu-tunggu. Sebagai intelektual sekaligus pemimpin organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, pandangan dan pemikirannya kerap menjadi rujukan penting bagi kalangan akademisi dan aktivis muda Muhammadiyah.

Sinjai, sebagai kabupaten yang terus berkembang di pesisir timur Sulawesi Selatan, kini menjadi sorotan lebih luas. Kehadiran pimpinan pusat Muhammadiyah memperkuat posisi daerah ini sebagai salah satu kantong strategis gerakan Muhammadiyah di kawasan timur Indonesia.

Peluncuran MentariMu Mart secara simbolis juga membawa pesan bahwa Muhammadiyah tidak berdiam diri hanya pada ranah pendidikan dan dakwah. Organisasi ini aktif bergerak di sektor ekonomi dan bisnis, dengan semangat membangun kemandirian umat dari bawah — dimulai dari kampus, menjangkau masyarakat luas.

Fatahillah menambahkan bahwa seluruh persiapan teknis telah rampung. Kampus UIAD Sinjai telah berbenah menyambut tamu agung yang tidak hanya membawa nama besar Muhammadiyah, tetapi juga harapan nyata bagi pengembangan institusi dan masyarakat sekitar.

Momentum Jumat ini menjadi penanda penting: UIAD Sinjai bukan lagi kampus yang berjalan di tepian arus utama. Dengan dukungan langsung dari pimpinan pusat Muhammadiyah, kampus ini semakin mantap menempatkan diri sebagai institusi yang berperan aktif dalam pembangunan manusia, penguatan ekonomi, dan pengembangan peradaban Islam di Sulawesi Selatan.



Follow Widget