PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Makassar terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kecamatan Biringkanaya.

Melalui kegiatan tersebut, DP2KB Makassar memberikan edukasi mengenai pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) kepada ibu hamil, ibu nifas, serta keluarga yang memiliki baduta. Edukasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan anak dapat berjalan optimal sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, perawatan kesehatan ibu dan anak, serta penerapan pola asuh yang tepat. Periode 1000 HPK dinilai sebagai fase penting yang sangat menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan perkembangan anak di masa depan.

DP2KB Makassar melalui TPK juga mendorong keluarga agar lebih peduli terhadap asupan gizi, kebersihan lingkungan, pemeriksaan kesehatan, serta pendampingan anak secara berkelanjutan.

Pendampingan langsung kepada keluarga dilakukan agar edukasi tidak hanya bersifat informasi, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mencegah risiko stunting sejak dini.

Melalui optimalisasi edukasi 1000 HPK ini, DP2KB Kota Makassar berharap angka stunting di Kecamatan Biringkanaya dapat terus ditekan. Kolaborasi antara pemerintah, TPK, kader, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.



Follow Widget