JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Ratusan panitia dan petugas memadati Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Mereka bukan sekadar berkumpul — mereka tengah mempersiapkan satu momen besar dalam sejarah kepramukaan Indonesia: Gladi Kotor Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) XII.

Latihan resmi tanpa kostum lengkap ini menjadi bagian krusial dari persiapan upacara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026 pagi. Dua hari sebelum pelaksanaan, seluruh rangkaian upacara dari awal hingga akhir diuji coba secara penuh.

Semangat para petugas terlihat jelas di lapangan. Mereka menjalankan setiap prosesi dengan disiplin tinggi dan penuh khidmat, seolah sedang menjalani upacara sesungguhnya — bukan sekadar latihan.

Gladi kotor ini bukan hanya soal teknis barisan dan aba-aba. Berbagai elemen penampilan turut diuji coba untuk memastikan semuanya berjalan mulus saat hari-H tiba. Parade tongkat tampil memukau, marching band mengisi udara pagi dengan irama yang memompa semangat, sementara tarian kolosal menjadi sajian visual yang megah dan penuh makna kebersamaan.

Kehadiran elemen seni dan budaya dalam gladi ini bukan sekadar pelengkap. Setiap penampilan dirancang untuk menghidupkan nuansa kebanggaan nasional dalam sebuah perayaan yang mempertemukan ribuan anggota Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia.



Follow Widget