MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Kota Makassar bergerak serius menata kabel optik yang selama ini semrawut di sejumlah ruas jalan. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin langsung rapat koordinasi pembahasan program ducting sharing — sistem pengelolaan utilitas bawah tanah yang dirancang untuk merapikan instalasi kabel fiber optik yang masih bergelantungan di atas kepala warga.

Rapat koordinasi itu digelar di ruang pertemuan Balai Kota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin, 11 Agustus 2026. Hadir dalam pertemuan tersebut Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, Kepala DPM PTSP, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Tata Ruang, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Program ducting sharing bukan sekadar wacana baru. Ide ini sebenarnya telah bergulir sejak tahun lalu, namun baru kini memasuki tahap konkret dengan penetapan enam ruas jalan sebagai lokasi uji coba atau pilot project yang ditargetkan berjalan dalam tahun ini.

Munafri menjelaskan bahwa program ini akan melibatkan investor swasta, sehingga skema investasinya harus dirancang dengan sangat cermat. Pemerintah kota tidak bisa asal bergerak — ada sejumlah aspek krusial yang harus dipastikan sebelum program ini benar-benar bergulir di lapangan.

Aspek pertama yang menjadi perhatian utama adalah keberlanjutan nilai investasi. Pemerintah kota berkewajiban menjamin bahwa investor yang masuk mendapatkan kepastian atas imbal hasil jangka panjang dari dana yang mereka tanamkan. Tanpa jaminan itu, sulit mengajak pihak swasta untuk terlibat secara serius.



Follow Widget