Kabupaten Sinjai sendiri memiliki potensi alam yang cukup beragam. Kawasan pegunungan di Sinjai Borong menjadi salah satu aset ekologis penting yang perlu dijaga kelestariannya. Tahura Abdul Lathief merupakan salah satu representasi dari kekayaan tersebut — sebuah kawasan konservasi yang menyimpan fungsi ekologis vital sekaligus potensi wisata alam yang belum sepenuhnya tergarap secara optimal.
Dengan menggelar kegiatan seperti Weekend in Nature, DLHK Sinjai sekaligus membuka dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat tentang masa depan kawasan hijau. Ini bukan hanya soal satu akhir pekan di hutan — ini tentang membangun dan komitmen jangka panjang.
Komitmen itulah yang menjadi inti dari tagline kegiatan ini. “Satu akhir pekan, satu alam, satu komitmen untuk Sinjai yang lebih hijau” bukan sekadar slogan. Ia adalah ajakan untuk bergerak bersama — bahwa urusan lingkungan terlalu besar untuk diserahkan hanya kepada pemerintah atau aktivis, dan terlalu penting untuk diabaikan.
Masyarakat Sinjai yang hadir dalam kegiatan ini diharapkan pulang bukan hanya dengan kenangan indah dari panorama Tahura Abdul Lathief, tetapi juga dengan perspektif baru tentang peran mereka dalam menjaga lingkungan sekitar.
Dalam jangka panjang, kegiatan semacam ini bisa menjadi bagian dari ekosistem edukasi lingkungan yang lebih luas di Kabupaten Sinjai. Jika Weekend in Nature berhasil membangun kesadaran bahkan pada sebagian kecil pesertanya, dampaknya bisa terus mengalir — dari individu ke keluarga, dari komunitas ke kawasan yang lebih luas.
Sinjai yang lebih hijau tidak terjadi dalam satu malam. Tapi ia bisa dimulai dari satu akhir pekan di antara pepohonan Tahura Abdul Lathief.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.