PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DPPKB Kota Makassar menggelar Workshop Pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan atau GDPK, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah DPPKB Makassar dalam mendorong perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah, terukur, dan berbasis data kependudukan.

Melalui workshop tersebut, DPPKB Makassar mengajak para pemangku kepentingan untuk memahami pentingnya GDPK sebagai pedoman dalam merumuskan program dan kebijakan pembangunan.

GDPK tidak hanya menjadi dokumen perencanaan. Lebih dari itu, GDPK menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan daerah memperhatikan dinamika penduduk, kebutuhan masyarakat, serta tantangan pembangunan jangka panjang.

Kepala DPPKB Kota Makassar menegaskan bahwa pembangunan berwawasan kependudukan harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, data kependudukan dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa perangkat daerah perlu memanfaatkan GDPK dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Dengan cara itu, setiap kebijakan yang disusun tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki dasar data yang kuat.

Workshop ini juga menjadi ruang peningkatan kapasitas bagi para peserta. Mereka didorong untuk memahami cara membaca, menggunakan, dan mengintegrasikan data kependudukan ke dalam program pembangunan di berbagai sektor.

DPPKB Makassar menilai bahwa isu kependudukan berkaitan erat dengan banyak bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, ketenagakerjaan, perlindungan sosial, hingga pembangunan keluarga.

Karena itu, pemanfaatan GDPK perlu dilakukan secara lintas sektor. Setiap perangkat daerah diharapkan dapat menjadikan data kependudukan sebagai dasar dalam menyusun program yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Grand Design Pembangunan Kependudukan merupakan arahan kebijakan jangka panjang dalam pembangunan kependudukan. Dokumen ini disusun untuk mengintegrasikan berbagai aspek kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

Melalui pemanfaatan GDPK, pemerintah daerah dapat melihat arah pertumbuhan penduduk, struktur usia, persebaran penduduk, serta kebutuhan pelayanan masyarakat secara lebih menyeluruh.

DPPKB Makassar berharap workshop ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun kebijakan yang berbasis data. Dengan perencanaan yang kuat, program pembangunan dapat berjalan lebih tepat, efisien, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, DPPKB Kota Makassar menegaskan perannya dalam mendorong pembangunan kependudukan yang terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan demi mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. (*)



Follow Widget