Summarize the post with AI

Kebijakan itu bukan sekadar gestur penghematan. Munafri menyebut anggaran yang semestinya terserap untuk pembelian atau sewa kendaraan baru kini dialihkan ke sejumlah program yang lebih langsung menyentuh kehidupan warga: pengadaan seragam sekolah, perbaikan infrastruktur jalan hingga ke lorong-lorong permukiman, subsidi iuran sampah gratis, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga di wilayah kepulauan.

Munafri berargumen bahwa kondisi Makassar tidak membutuhkan armada baru. Berbeda dengan daerah dengan medan berat, topografi kota ini dinilai tidak menuntut kendaraan operasional khusus. “Kondisi medan di Makassar juga tidak ekstrem seperti di daerah lain. Jadi saya bilang tidak usah belanja mobil baru. Saya pakai saja yang ada,” katanya.

Soal kenyamanan, ia justru memuji performa kendaraan listriknya untuk mobilitas dalam kota. “Enak dipakai, seperti naik bom-bom car di dalam kota,” ujarnya berkelakar.

Meski pernah mengalami satu gangguan teknis, Munafri menyebut hal itu mudah diatasi karena Makassar sudah memiliki bengkel dan dealer resmi Hyundai. Efisiensi bahan bakar juga menjadi nilai tambah tersendiri dibanding kendaraan konvensional berbasis BBM.



Follow Widget