JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengambil langkah tegas pada Senin, 27 Juli 2025, memecat 261 pegawai non-ASN dan menutup permanen 883 dapur SPPG sekaligus mengungkap tiga masalah besar yang menggerogoti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dalam.
Langkah ini bukan sekadar bersih-bersih simbolik. Sudaryono menegaskan bahwa pembenahan dilakukan menyeluruh, mulai dari akar persoalan hingga mekanisme pengawasan yang selama ini dinilai lemah.
Masalah paling serius yang diakui Sudaryono adalah dugaan tindak pidana korupsi di internal BGN. Kasus ini kini sudah berada di tangan Kejaksaan Agung, dan BGN menyatakan siap membuka akses seluas-luasnya bagi proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami siap bekerja sama sepenuhnya, membuka akses ke seluruh informasi yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan,” ujar Sudaryono.
BGN tidak mencoba menutup-nutupi kasus tersebut. Sebaliknya, keterbukaan kepada aparat penegak hukum dijadikan sebagai bagian dari komitmen pembenahan institusi.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.