Prof. Ilham Kamaruddin Dikukuhkan sebagai Guru Besar UNM di Usia 40 Tahun
PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar menorehkan sejarah baru. Senin pagi, 25 Mei 2026, Ruang Teater Menara Pinisi dipenuhi suasana khidmat saat Prof. Dr. Ilham Kamaruddin resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan — menjadikannya salah satu guru besar termuda yang pernah dikukuhkan UNM, di usia 40 tahun.
Prosesi berlangsung pukul 08.30 WITA di lantai 2 Menara Pinisi, Kampus UNM Gunung Sari Baru, Makassar. Momentum ini bukan sekadar seremonial akademik biasa. Ia adalah puncak perjalanan 15 tahun seorang dosen yang memulai kariernya sebagai CPNS pada 2009, menapaki setiap jenjang dengan konsistensi yang tidak banyak dimiliki orang.
Perjalanan itu kini berbuah jabatan akademik tertinggi dalam dunia dosen Indonesia. Bagi Prof. Ilham, pengukuhan ini adalah titik, bukan akhir — melainkan pangkal tanggung jawab yang lebih besar.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Ilham mengangkat tema yang terasa mendesak di tengah krisis gaya hidup sehat generasi muda: “Transformasi Pendidikan Jasmani Berbasis Physical Literacy: Strategi Membangun Generasi Sehat, Aktif, dan Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema itu bukan sekadar judul akademis yang melangit. Physical literacy — kemampuan seseorang untuk bergerak dengan percaya diri, kompeten, dan termotivasi sepanjang hayat — ia tawarkan sebagai fondasi baru dalam membenahi cara kita mendidik tubuh dan karakter anak bangsa.
Selama ini, pendidikan jasmani di banyak sekolah masih dipandang sebagai mata pelajaran pinggiran. Pelajaran olahraga kerap direduksi menjadi sekadar aktivitas fisik tanpa kerangka pedagogis yang kuat. Prof. Ilham menantang pandangan itu.
Ia meyakini bahwa pendidikan jasmani yang berbasis physical literacy mampu membentuk generasi yang tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran hidup sehat, kemampuan berpikir kritis melalui gerak, dan daya tahan mental menghadapi perubahan zaman.
Relevansinya dengan visi Indonesia Emas 2045 pun sangat nyata. Sumber daya manusia unggul yang dicita-citakan bangsa tidak akan terwujud jika generasi penerusnya tumbuh dalam tubuh yang lemah dan gaya hidup yang pasif. Pendidikan jasmani, dalam perspektif Prof. Ilham, adalah investasi jangka panjang bangsa.
Karier akademik Prof. Ilham di UNM bukan hanya diukur dari jabatan. Ia dikenal sebagai akademisi yang aktif menghadirkan inovasi dalam pembelajaran olahraga, merespons perubahan kebutuhan peserta didik dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis riset.
Sejak bergabung sebagai tenaga pengajar muda, ia konsisten membangun rekam jejak penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang pendidikan jasmani dan kesehatan. Kombinasi antara dedikasi di ruang kelas, produktivitas riset, dan keterlibatan dalam pengabdian kepada masyarakat inilah yang mengantarkannya ke podium pengukuhan hari ini.
Bagi UNM, bertambahnya seorang guru besar bukan sekadar angka statistik dalam peta akademik nasional. Setiap guru besar adalah pilar yang memperkuat reputasi universitas, memperluas jejaring riset, sekaligus menjadi magnet bagi calon mahasiswa dan mitra institusi.
UNM menyatakan optimisme bahwa penambahan guru besar ini akan semakin mengukuhkan posisi universitas sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing, tidak hanya di level nasional, tetapi juga di panggung internasional. Di bidang pendidikan jasmani dan kesehatan — yang selama ini belum mendapat sorotan sebesar bidang sains dan teknologi — kehadiran Prof. Ilham sebagai guru besar membuka babak baru pengembangan keilmuan.
Pengukuhan Prof. Ilham Kamaruddin hari ini juga menjadi pesan yang kuat bagi para dosen muda: bahwa jabatan akademik tertinggi bukan hanya milik mereka yang telah berambut putih. Dengan kerja keras yang konsisten dan visi yang tajam, usia 40 tahun bisa menjadi waktu yang tepat untuk berdiri di puncak pengakuan akademik.
Makassar, dan Indonesia, kini memiliki satu lagi suara akademik yang siap mendorong transformasi pendidikan jasmani dari pinggiran ke pusat panggung kebijakan pendidikan nasional.
FAQ
Siapa Prof. Dr. Ilham Kamaruddin dan apa bidang keahliannya? Prof. Dr. Ilham Kamaruddin adalah dosen Universitas Negeri Makassar yang baru dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan pada 25 Mei 2026. Ia dikenal sebagai akademisi yang aktif mengembangkan inovasi pembelajaran olahraga berbasis physical literacy.
Apa itu physical literacy dan mengapa penting dalam pendidikan? Physical literacy adalah kemampuan seseorang untuk bergerak dengan percaya diri, kompeten, dan termotivasi sepanjang hidupnya. Dalam konteks pendidikan, pendekatan ini dinilai penting karena tidak hanya membentuk kebugaran fisik, tetapi juga karakter, kesadaran hidup sehat, dan kemampuan adaptasi generasi muda.
Mengapa pengukuhan Prof. Ilham dianggap istimewa? Prof. Ilham dikukuhkan sebagai Guru Besar pada usia 40 tahun setelah menempuh perjalanan karier selama 15 tahun sejak diangkat sebagai CPNS pada 2009. Pencapaian ini menjadikannya salah satu guru besar termuda di lingkungan UNM.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.