Menutup pernyataannya, Sudaryono meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan. Ia menyadari bahwa tugas ini sangat besar dan tidak bisa dikerjakan sendiri.
“Saya bukan Superman,” akunya. “Tapi saya berkomitmen untuk bekerja sebaik mungkin dan sebersih mungkin bersama seluruh tim BGN.”
Ia didampingi dua Wakil Kepala BGN, yakni Arumsari dan Trenggono, beserta seluruh jajaran staf. Sudaryono menegaskan bahwa toleransi terhadap korupsi adalah nol, dan dirinya siap menerima masukan dari siapapun untuk memperbaiki jalannya program demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.