SINJAI, PUNGGAWANEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai mengevaluasi pelaksanaan layanan kesehatan jemaah haji melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesehatan Haji Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Dinkes Sinjai, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (28/9/2026), dan dipimpin langsung Kepala Dinkes Sinjai dr. H. Kahar Anies, Sp.B.
Sebanyak 43 peserta dari berbagai unsur kesehatan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas Kabid Pelayanan Medis dan Pengelola Haji RSUD Sinjai, dokter pemeriksa dan pengelola kesehatan haji dari 16 Puskesmas se-Kabupaten Sinjai, dokter penanggung jawab dan laboran klinis UPTD Labkesda, serta Tim Kerja Pengelolaan Surveilans Dinkes Sinjai.
Dalam sambutannya, Kahar Anies mengatakan monev dilakukan untuk mengevaluasi rangkaian pemeriksaan, pembinaan, hingga pelayanan kesehatan jemaah haji selama 2026.
“Evaluasi ini untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Kesehatan jemaah haji harus kita kawal sejak dari daerah, mulai pemeriksaan awal hingga mereka siap diberangkatkan,” ujarnya.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Puskesmas dan RSUD Sinjai menyampaikan berbagai kendala yang ditemukan di lapangan. Pembahasan mencakup proses pemeriksaan kesehatan, pembinaan jemaah, hingga mekanisme pelaporan.
Dinkes Sinjai akan menjadikan hasil evaluasi tersebut sebagai bahan perbaikan tata kelola pelayanan kesehatan haji pada musim haji berikutnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Puskesmas, RSUD, UPTD Labkesda, dan Dinkes sehingga pemantauan kondisi kesehatan jemaah dapat dilakukan secara lebih terintegrasi sejak tingkat daerah hingga persiapan keberangkatan.
FadelM (Biro Sinjai)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.