Selain Prabowo, sejumlah tokoh penting turut mendampingi jalannya acara. Hadir pula sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, para kepala daerah, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo, menambah bobot acara sebagai forum nasional lintas sektor.

Pemerintah berharap momentum ini tidak berhenti pada seremoni belaka. Lewat pemanfaatan teknologi, inovasi, dan penguatan kolaborasi antara pusat, daerah, dan pelaku utama sektor pangan, optimisme menuju swasembada pangan yang berkelanjutan terus digaungkan—sekaligus jadi pengingat bahwa kesejahteraan petani dan nelayan tetap jadi agenda yang tak boleh kalah dari hiruk-pikuk politik nasional.

FAQ

Apa itu PENAS Petani dan Nelayan XVII?
PENAS adalah forum nasional tahunan yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha pangan dari seluruh Indonesia untuk bertukar inovasi teknologi pertanian dan memperkuat kemandirian pangan nasional. Edisi ke-17 ini digelar di Kabupaten Gorontalo pada Juni 2026.

Mengapa Presiden Prabowo mengenakan upiya karanji saat menghadiri acara?
Upiya karanji adalah penutup kepala kebesaran khas Gorontalo yang dianyam dari tumbuhan paku hata oleh para perajin desa. Presiden mengenakannya sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dan dukungan terhadap produk UMKM setempat.

Berapa jumlah peserta yang hadir dalam puncak PENAS XVII di Gorontalo?
Berdasarkan laporan resmi, peserta yang hadir berasal dari 38 provinsi dan lebih dari 400 kabupaten/kota, dengan total kehadiran massa di lokasi acara diperkirakan mencapai sekitar 100 ribu orang.



Follow Widget