JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kabar pembubaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akhirnya mendapat jawaban tegas dari pucuk pimpinan keuangan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan institusi tersebut tidak akan dibubarkan, dengan alasan kuat: kinerja DJBC telah menunjukkan kemajuan nyata yang bahkan mendapat pengakuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya pada Rabu, 22 Juli 2026, di tengah spekulasi yang berkembang di publik soal nasib lembaga yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pemberantasan penyelundupan dan peredaran barang ilegal di Indonesia.
Selama bertahun-tahun, Bea Cukai kerap menjadi sorotan karena dianggap lemah dalam mengawasi lalu lintas barang ilegal. Truk-truk pengangkut barang selundupan disebut-sebut bebas melintas tanpa hambatan. Kondisi itu kini diklaim telah berubah drastis.
Purbaya menyebut perubahan itu bukan sekadar klaim di atas kertas. Di lapangan, kata dia, dampaknya sudah terasa. Pasar-pasar yang sebelumnya dibanjiri barang selundupan kini mulai bersih. Truk-truk mencurigakan tidak lagi dibiarkan melaju begitu saja—mereka ditahan dan diperiksa.
“Progres Bea Cukai sudah sangat baik. Kita bisa lihat di pasar-pasar, barang selundupan sudah berkurang banyak. Pada masa lalu, truk pembawa barang ilegal masih bisa melintas dengan bebas,” ujar Purbaya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.