SINJAI, PUNGGAWANEWS – Kabar duka menyelimuti jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sinjai. AIPDA Andi Mapparumpa, S.H., yang menjabat sebagai Komandan Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Sinjai, meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026) di RSUD Sinjai setelah berjuang penyakit yang dideritanya.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat yang mengenal sosoknya. Ungkapan belasungkawa mengalir melalui media sosial sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum selama bertugas di institusi kepolisian.
Di lingkungan kepolisian dan masyarakat, AIPDA Andi Mapparumpa dikenal dengan julukan “Polisi Gonrong”. Nama tersebut melekat pada sosoknya yang aktif menjalankan tugas di lapangan, khususnya dalam upaya pengungkapan berbagai tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Sinjai.
Selama bertugas, almarhum dikenal memiliki karakter tegas dan semangat pengabdian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Kiprahnya bersama Tim URC Resmob Polres Sinjai menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana.
Dedikasi tersebut turut tercermin dari penghargaan Bintara Teladan yang pernah diterima timnya dari Kapolres Sinjai dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara. Penghargaan itu diberikan setelah tim berhasil mengungkap 17 kasus kriminalitas menonjol, yang terdiri atas lima kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan 12 kasus pencurian ternak.
Sepanjang 2026, tim URC Resmob Polres Sinjai juga terlibat dalam penanganan sejumlah perkara . Pada Agustus, tim menangani kasus pencurian aset elektronik milik fasilitas pendidikan di Lingkungan Tanassang. Pada September, pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor kembali menjadi bagian dari upaya penegakan hukum di wilayah tersebut.
Memasuki awal Oktober, tim URC Resmob Polres Sinjai juga melakukan penindakan terhadap terduga pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis sangkur di kawasan BTN Lappa Mas.
Berbagai penanganan perkara tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya di bidang pemberantasan kriminalitas.
Kini, perjalanan pengabdian AIPDA Andi Mapparumpa telah berakhir. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi keluarga, institusi kepolisian, serta masyarakat yang mengenal kiprahnya dalam menjaga keamanan di Kabupaten Sinjai.
Selamat jalan, “Polisi Gonrong”. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
(FadelM l Biro Sinjai)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.