Konsep-konsep itu bukan sekadar panduan estetika. Mereka mencerminkan harapan bahwa karnaval ini bisa menjadi ruang ekspresi yang bermakna — tempat masyarakat Sinjai memperkenalkan kekayaan budayanya kepada dunia, setidaknya kepada sesama warga yang menyaksikan dari pinggir jalan.

Panitia menetapkan rute yang berbeda sesuai kategori peserta. Untuk kelompok PAUD/TK/RA, perjalanan dimulai dari Lapangan Nasional, melewati panggung kehormatan di depan Rujab Bupati, lalu menyusuri Jalan Persatuan Raya, Jalan RA Kartini, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Teuku Umar, sebelum kembali ke titik awal.

Sementara itu, peserta dari kategori SD/SMP/SMA sederajat, OPD, dan organisasi menempuh rute yang lebih panjang. Dari Lapangan Nasional menuju panggung kehormatan, kemudian melalui Jalan Persatuan Raya hingga Tugu Bambu Sinjai di bundaran, lalu berlanjut ke Jalan Bhayangkara, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Andi Akbar, sebelum kembali ke Lapangan Nasional.

Perbedaan rute ini bukan tanpa alasan. Panitia mempertimbangkan kemampuan fisik peserta usia dini, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi kelompok yang lebih besar dalam menjangkau pusat kota Sinjai.

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 5 Agustus dan ditutup pada 8 Agustus 2026. Bagi yang ingin berpartisipasi, waktu tersisa sangat terbatas. Setelah pendaftaran ditutup, panitia telah mengadakan technical meeting pada Ahad, 9 Agustus 2026, pukul 14.00 WITA, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. Pertemuan teknis ini menjadi kesempatan penting bagi seluruh peserta untuk memahami aturan main secara langsung sebelum hari pelaksanaan.



Follow Widget