MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Hari Minggu belum tentu cerah. BMKG memperingatkan potensi hujan lebat di delapan provinsi Indonesia pada 26 Juli 2026, seiring masuknya fenomena atmosfer berlapis yang memperkuat curah hujan di berbagai wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat setidaknya tiga pemicu utama yang bekerja bersamaan hari ini. Pertama, fenomena Madden-Julian Oscillation atau MJO mulai merambah Indonesia bagian barat. Kedua, Gelombang Rossby Ekuatorial aktif melintasi Sumatera dan Kalimantan. Ketiga — dan ini yang paling disorot — Bibit Siklon Tropis 92W terpantau mengendap di utara Maluku Utara dengan potensi berkembang menjadi siklon penuh.
Kombinasi ketiga faktor ini bukan sekadar urusan teknis meteorologi. Dampaknya langsung terasa: pergerakan massa udara lembab yang lebih intens, pembentukan awan hujan yang lebih cepat, dan potensi cuaca ekstrem yang meluas.
Delapan provinsi masuk dalam zona waspada hujan sedang hingga lebat hari ini. Di Pulau Sumatera, BMKG menyebut Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebagai wilayah terdampak, ditambah Kepulauan Riau di sisi timur. Di Pulau Kalimantan, tiga provinsi sekaligus masuk daftar: Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sementara dari kawasan timur, Sulawesi Tengah dan Maluku turut terdaftar sebagai wilayah berpotensi basah sepanjang hari.
Yang membuat prakiraan hari ini lebih kompleks adalah ancaman angin kencang yang justru melanda wilayah berbeda. Sembilan daerah masuk dalam peringatan ini: Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.