Kontingen Sumedang datang bukan untuk sekadar mengisi absensi. Mereka disiapkan untuk terlibat aktif, menunjukkan identitas daerah, dan membangun jejaring yang kelak akan bermanfaat jauh melampaui arena jambore itu sendiri.
Kehadiran pejabat daerah dalam prosesi pelepasan pun bukan hal yang bisa dianggap sepele. Ini adalah sinyal kuat bahwa pemerintah Kabupaten Sumedang menaruh perhatian serius pada pembinaan generasi muda melalui jalur kepramukaan. Investasi pada karakter anak muda adalah investasi jangka panjang yang hasilnya tidak selalu langsung terlihat, namun nyata dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Bagi 32 peserta ini, perjalanan menuju Jamnas XII adalah babak baru dalam perjalanan kepramukaan mereka. Setiap kegiatan, setiap sesi, setiap pertemuan dengan Pramuka dari daerah lain adalah pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh ruang kelas mana pun.
Dan ketika mereka kembali nanti, Sumedang menunggu cerita-cerita itu. Cerita tentang persahabatan yang terjalin, pelajaran yang dipetik, dan kebanggaan yang dari dalam diri seorang Pramuka muda yang pernah berdiri di panggung nasional atas nama daerahnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.