Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Sepanjang 2025, total nilai ekspor makanan olahan Indonesia menembus angka 6,25 miliar dolar AS — angka yang mencerminkan daya saing produk pangan Indonesia di kancah global.
Produk-produk unggulan Indonesia kini telah menjangkau berbagai pasar utama dunia. Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, Tiongkok, hingga Thailand menjadi tujuan ekspor yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.
Di antara semua pasar itu, Tiongkok menempati posisi yang sangat strategis. Negeri Tirai Bambu ini memiliki permintaan impor pangan yang begitu besar, menciptakan peluang emas yang sayang untuk dilewatkan oleh pelaku usaha Indonesia.
Peluang tersebut mencakup ragam produk bernilai tambah tinggi: kopi, rempah-rempah, gula aren, kakao olahan, produk turunan kelapa, hingga berbagai makanan kemasan yang semakin digemari konsumen global. Indonesia memiliki semua itu — dan kini saatnya menggarap pasar Tiongkok secara lebih agresif.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.